Jakarta – BINUS University kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerjasama dan kemitraan melalui program “See Trip to Taiwan” yang berlangsung pada 18–22 Agustus 2025. Program ini dirancang khusus untuk mempererat tali silaturahmi serta menjajaki peluang kolaborasi strategis dengan berbagai lembaga pendidikan (yayasan) dan media massa.
Rombongan BINUS University dipimpin langsung oleh Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., CSCA, bersama perwakilan dari tim Marketing serta Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, M.M.. Acara ini juga dihadiri perwakilan yayasan pendidikan mitra dan rekan-rekan dari media massa nasional. Salah satu mitra yang ikut berpartisipasi dalam program ini adalah Yayasan Xaverius Tanjungkarang, yang selama ini menjalin kerjasama erat dengan BINUS.
Keterlibatan berbagai pihak dalam program ini menjadi bukti kuatnya visi BINUS University dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, progresif, dan berkelanjutan. Dengan mempertemukan mitra pendidikan dan media, BINUS ingin membuka ruang lebih luas untuk pertukaran pengalaman, ide, dan peluang kolaborasi.
Selama lima hari berada di Taiwan, rombongan berkesempatan mengunjungi berbagai tempat wisata serta pusat belanja dan kuliner khas. Pada tanggal 19–20 Agustus 2025, peserta menikmati kunjungan ke destinasi terkenal seperti Shifen Old Street, Chiangkaisek Memorial Hall, Taipei 101, serta sekolah Zhongshan Girls High School. Malam harinya, suasana hangat tercipta di pasar malam Raohe dan Ximending.
Agenda berlanjut pada 21 Agustus 2025, di mana rombongan mengikuti sesi meeting dengan BINUS untuk membahas peluang penguatan kerjasama dan strategi pendidikan di masa depan. Perjalanan kemudian ditutup pada Jumat, 22 Agustus 2025 dengan kepulangan rombongan ke Indonesia.
Program “See Trip to Taiwan” merupakan inisiatif tahun ketiga BINUS bersama yayasan pendidikan. Tujuannya adalah membangun sekaligus menjaga kemitraan yang telah terjalin dengan baik. Bagi BINUS, kegiatan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak siswa SMA untuk melanjutkan studi di BINUS University, sementara yayasan pendidikan memperoleh wawasan, bimbingan, serta pelatihan untuk mendukung keberlangsungan dan pengembangan sekolah.
Lebih dari sekadar perjalanan wisata, program ini dikemas dengan suasana persahabatan yang penuh keakraban. Aktivitas bersama menjadi ruang saling berbagi pengalaman, mempererat ikatan, dan memperkuat rasa kebersamaan. Seperti disampaikan perwakilan Yayasan Xaverius, RD. Andreas Sutrisno, perjalanan ini membuka ruang keterbukaan, belajar, serta kerjasama antar yayasan: “Semoga pengalaman ini tidak berhenti sampai di sini. Tuhan memberkati.”


