Bandar Lampung, 30-31 Oktober 2024 – SMP Xaverius 2 Bandar Lampung sukses mengadakan kegiatan Bina Karakter untuk siswa-siswi kelas VII di Wisma Albertus, dengan mengusung tema “Love Yourself & Others”. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini difokuskan pada pembinaan mental spiritual para siswa, guna mengembangkan potensi diri melalui cinta terhadap diri sendiri dan orang lain, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Bapak Andreas Valentino, selaku koordinator kegiatan, menjelaskan bahwa Bina Karakter ini bertujuan mengajak siswa untuk lebih memahami diri dan mencintai diri sendiri. “Dengan mencintai diri sendiri, siswa diharapkan mampu bergaul dengan baik dan membawa dampak positif di lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Sebanyak 130 siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Dalam sambutannya, Kepala SMP Xaverius 2 Bandar Lampung, Ibu Sisilia Surasi Andriani, menekankan pentingnya pembinaan mental spiritual.
“Mental dan spiritual berupa rasa dan emosi itu tidak tampak mata, tetapi nampak dari perilaku. Jiwa itu menentukan perilaku kita dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Bu Sisil.
Beliau menambahkan bahwa raga yang sehat tidak ada artinya jika mentalnya tidak sehat, begitu juga sebaliknya. Sambutannya diakhiri dengan pantun yang mengajak siswa untuk terus membina mental demi menjadi pribadi yang lebih baik.
Pada sesi materi pertama, Bapak Fransiskus Margono, atau yang akrab disapa Pak Frans, membawakan materi bertema “Love Yourself & Love Your Friend”. Siswa diajak untuk mengenali diri sendiri, baik dari kelebihan, kekurangan, hingga hambatan yang dihadapi. Pak Frans juga membahas pentingnya menangani bullying, yang dapat berakibat serius seperti depresi, kecemasan, hingga self-harm.
“Bullying perlu dilaporkan kepada orang yang berwenang agar dapat ditangani dengan baik,” pesannya.
Sesi materi kedua diisi oleh RD. Pius Wahyo Adityo Raharjo, dengan tajuk “Characters Yes! Bullying No!”. Romo Pius mengajak para siswa untuk memahami pentingnya karakter dan mencegah cyberbullying. Beliau menjelaskan bahwa karakter adalah sikap positif yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti bijaksana, rendah hati, dan sopan. Selain itu, siswa juga dibekali informasi tentang berbagai jenis bullying, peran dalam kejadian bullying, serta cara mencegah dan menghadapi cyberbullying.
Pada sesi terakhir, para siswa diajak mengikuti kegiatan outbond yang penuh keceriaan. Beragam permainan seperti estafet bola paralon, estafet karet, dan estafet tali rafia mengisi acara. Aktivitas ini bertujuan memperkuat kerja sama tim dan menumbuhkan rasa saling percaya di antara siswa.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk siswa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki mental dan spiritual yang sehat serta karakter yang kuat sebagai Xaverian.
R.A.Swani Pramesti


