Pada tanggal 6 November 2024, Yayasan Xaverius Tanjung Karang melaksanakan kegiatan wawancara bagi calon pegawai baru. Kegiatan ini diadakan sebagai bagian dari proses awal perekrutan sumber daya manusia baru yang akan bergabung dalam yayasan. Wawancara dilaksanakan oleh kepala dan staf Human Capital Yayasan Xaverius Tanjung Karang, yang bertujuan untuk menilai kemampuan, motivasi, dan kesesuaian kandidat dengan visi dan misi yayasan.
Wawancara kali ini dihadiri oleh sembilan peserta yang telah lolos tahap seleksi administrasi sebelumnya. Mereka adalah kandidat yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh yayasan, termasuk latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja yang relevan. Setiap peserta mendapat kesempatan untuk memperkenalkan diri, memaparkan latar belakang, dan menjelaskan motivasi mereka untuk bergabung di Yayasan Xaverius.
Proses wawancara berlangsung lancar dengan setiap peserta diberi waktu yang cukup untuk menunjukkan potensinya. Tim wawancara memberikan berbagai pertanyaan terkait kemampuan profesional, etika kerja, serta bagaimana calon pegawai dapat berkontribusi bagi perkembangan yayasan. Pertanyaan ini bertujuan untuk menggali kompetensi calon pegawai serta mengevaluasi apakah mereka memiliki nilai-nilai yang sejalan dengan yayasan.
Menurut F. joko winarno kepala Divisi Human Capital Yayasan Xaverius, kegiatan ini merupakan langkah awal dari serangkaian proses rekrutmen. Setelah wawancara, peserta yang lolos seleksi tahap ini akan melanjutkan ke tahap berikutnya, yaitu tes kemampuan teknis dan penilaian akhir. “Kami berharap dapat menemukan kandidat terbaik yang tidak hanya memiliki kemampuan, tetapi juga komitmen untuk berkontribusi dalam pendidikan,” ujarnya.
Proses rekrutmen ini diharapkan selesai dalam waktu beberapa minggu mendatang, dengan kandidat terpilih diharapkan dapat segera bergabung dan berkontribusi pada awal tahun ajaran baru. Dengan penambahan tenaga kerja baru, Yayasan Xaverius berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mendukung program-program pendidikan yang berkelanjutan di wilayah Tanjung Karang.


