Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemandirian Yayasan Xaverius Tanjungkarang ke-42 dilaksanakan pada Minggu, 2 Februari, di Komplek Xaverius Gunung Batin. Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas perjalanan dan karya Yayasan Xaverius dalam pelayanan pendidikan yang telah berlangsung selama lebih dari empat dekade.
Perayaan diawali dengan Misa Syukur yang dipimpin oleh Romo Adrianus Satu Manggo. Misa tersebut didampingi oleh para imam pengurus Yayasan, yakni Romo Andreas Sutrisno, Romo Lukas Raditia, dan Romo Piet Yoenanta Sukowiluyo, serta dua imam dari Unit Paroki Bandar Sakti. Suasana perayaan berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan Yayasan Xaverius.
Dalam homilinya, Romo Adrianus Satu Manggo mengajak seluruh civitas pendidikan Xaverius untuk terus setia pada panggilan pelayanan, khususnya dalam dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa kemandirian yayasan bukan semata soal pengelolaan organisasi, tetapi tentang tanggung jawab iman untuk terus melayani dengan integritas, keteladanan, dan keberpihakan pada masa depan generasi muda.
Usai misa, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Ketua Yayasan Xaverius Tanjungkarang, Romo Andreas Sutrisno, menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berkontribusi dalam membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan Xaverius. Sambutan juga disampaikan oleh Ketua Panitia HUT, Bapak F. Joko Winarno, serta Pembina Yayasan yang diwakili oleh Romo Adrianus Satu Manggo.

Sebagai ungkapan syukur atas perjalanan 42 tahun kemandirian, rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng. Prosesi ini menjadi simbol kebersamaan, rasa syukur, dan harapan agar Yayasan Xaverius Tanjungkarang terus bertumbuh dan memberi kontribusi nyata bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.
Perayaan HUT Kemandirian ke-42 kemudian ditutup dengan acara ramah tamah yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui perayaan ini, Yayasan Xaverius Tanjungkarang meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang berdaya saing, berintegritas, serta berakar pada nilai-nilai iman dan kemanusiaan.


