Ngison Nando-Kalianda , Selama 4 hari mulai Rabu, 22 November 2023 sampai dengan Sabtu, 25 November 2023 Yayasan Xaverius Tanjungkarang menyelenggarakan Training of Trainer Bina Karakter. Kegiatan dilaksanakan di Rumah Retret Ngison Nando-Kalianda yang diikuti 56 SDM Kependidikan dari perwakilan TK-SD-SMP dan SMA Xaverius yang ada di bawah naungan Yayasan Xaverius Tanjungkarang. Kegiatan mengambil Tema: “ Mengukir Karakter Unggul dan Menjadi Pemimpin yang Memiliki Daya Pikat.”
Kegiatan dibuka oleh Drs. Yoga Raharjo – Pelaksana Bidang SDM Kependidikan dan Kurikulum Yayasan Xaverius Tanjungkarang. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pendidikan karakter di sekolah merupakan aspek yang sangat penting dalam proses pendidikan.Pendidikan yang paling penting adalah pendidikan karakter. Pendidikan karakter yang baik merupakan dasar yang kuat untuk menciptakan masyarakat yang adil dan harmonis serta berkelimpahan. Dalam filosofi Jawa merupakan masyarakat yang “toto titi tentrem karto raharjo, gemah ripah loh jinawi”.
Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa tema yang diusung seperti tersebut di atas mengajak kita sebagai pemimpin pembelajar di sekolah memiliki sikap yang teliti, telaten, sabar, rendah hati, andap asor sehingga hasil ukiran kita (baca peserta didik) betul-betul ukiran yang berkarakter dan memiliki keunggulan. Sebagai pemimpin yang berdaya pikat memiliki makna bahwa kita harus mampu menunjukkan Personal Branding sebagai seorang pemimpin yang patut diteladani : tutur kata, sopan santun, cara berpakaian, dan sebagainya.
Kegiatan TOT Bina Karakter ini dibimbing dan diarahkan oleh Bapak Frans Lim – seorang Motivator Handal yang mengelola Rumah Pembinaan Rohani Lentera Kasih di Sleman Yogjakarta. Dalam kegiatan ini peserta diajak untuk memiliki kemampuan Public Speaking, Pro Aktivitas, dan berbagai Model Dinamika untuk merangsang kemampuan peserta didik. Di saping itu peserta Bina Karakter juga diajak untuk bagaimana merancang sebuah acara dari awal sampai akhir, baik untuk acara yang setangah hari, satu hari, bahkan untuk 2 sampai 3 hari.
Dalam kegiatan Training of Trainer Binter Yayasan Xaverius Tanjungkarang juga dibantu oleh Romo Pius Wahyo Adityo Raharjo yang melengkapi dengan kegiatan Rohani pada kegiatan Misa Kudus. Dalam salah satu kotbahnya beliau menekankan tiga keutamaan sebagai seorang katolik yang bekerja sebagai SDM Kependidikan Yayasan Xaverius Tanjungkarang. Pertama, Iman adalah adalh anugerah dari Allah dan yang harus terus kita perjuangkan. Kalau kita mempunyai iman sebesar biji sesawi maka kita pun bisa memindahkan gunung. Sekuat apapun kita meminta kalua kita tidak memiliki kedekatan relasi dengan Allah maka kita tidak akan mendapatkan apa-apa dalam hidup. Kedua, Moral, moral merupakan sesuatu yang secara sadar kita usahakan agar memberi kekuatan dalam hidup. Di Yayasan Xaverius Tanjungkarang sebenarnya mencoba meletakkan 5 hal sebagai keutamaan moral dalam berkarya, yaitu: Humanis, Cerdas, Jujur, Disiplin, dan Melayani. Ketiga : Karakter merupakan hasil yang akan dicapai dari proses pendidikan yang ada.
Kegiatan diakhiri di hari Sabtu, 25 November 2023. Dengan dibimbing oleh Tim Binter Yayasan Xaverius Tanjungkarang: Ig. Nugroho Budi Prasojo, A. Denis Prayoga, Agnes Titis Endarliani, R. Bayu Wibowo, Susana Tut Wuri Handayani, dan Maria Livia Wisnu Wardhana; peserta diajak untuk mempatenkan gerakan Jinggle HK3P dan CommUnity of Love. Di samping itu peserta dbagi dalam kelompok-kelompok dan diajak untuk merancang model-model isi pembinaan karakter: mencipta yel-yel, merancang out bond, dan sebagainya yang diperlukan untuk kegiatan Bina Karakter.
Kegiatan ditutup oleh Yoga Raharjo – Pelaksana Bidang Kurikulum dan SDM Kependidikan. Dalam penutupnya beliau menyampaikan bahwa pendidikan haruslah diarahkan untuk “create new culture” (mengkreasi sebuah budaya baru). Di samping itu bagaimana pendidikan haruslah diarahkan agar peserta didik mampu menemukan kebenaran dalam hidup. Para peserta Binter diharapkan mampu mengimbaskan apa yang diperoleh pada saat Training kepada teman-temannya di sekolah dan kepada peserta didik di sekolah masing-masing. Tuhan Memberkati.


