Rekreasi Pegawai Purnabakti Yayasan Xaverius di Jogja Antara Spiritualitas, Keindahan Alam, dan Budaya

Yogyakarta, 18-19 November 2024 – Dalam rangkaian hari keempat dan kelima rekreasi pegawai purnabakti Yayasan Xaverius Tanjungkarang, rombongan melanjutkan perjalanan wisata di berbagai destinasi populer di Yogyakarta. Perjalanan ini menjadi pengalaman yang penuh makna, menggabungkan keindahan alam, spiritualitas, dan budaya.

Perjalanan dimulai pada 18 November 2024, pukul 08.00, dengan tujuan Goa Maria Tritis di Kabupaten Gunungkidul. Suasana perjalanan yang dihiasi pemandangan pedesaan, pegunungan hijau, dan alunan musik karaoke menciptakan suasana syahdu. Setibanya di Goa Maria Tritis, peserta menikmati keheningan dan kesejukan goa yang dihiasi stalaktit dan stalagmit alami. Tempat ini menjadi momen refleksi spiritual yang mendalam, dengan doa bersama dan foto kenangan. Sebelum melanjutkan perjalanan, rombongan membeli oleh-oleh khas seperti emping mlinjo dan rengginang dari penduduk setempat.

Destinasi berikutnya adalah Pantai Kukup, salah satu pantai cantik di Gunungkidul. Peserta menikmati pasir putih, ombak yang tenang, dan hidangan seafood khas. Beberapa aktivitas seru dilakukan, seperti menaiki batu karang, bersantai sambil menikmati es kelapa muda, hingga makan siang bersama di Rumah Makan Sidodadi. Suasana pantai yang bersih dan damai menjadi pengalaman yang menyegarkan bagi seluruh peserta.

Sore harinya, rombongan menuju Heha Sky View, sebuah destinasi modern yang menawarkan pemandangan spektakuler dari ketinggian. Peserta mengabadikan momen di berbagai spot foto unik seperti balon udara mini dan jembatan kaca transparan. Tempat ini juga menyediakan berbagai pilihan makanan dan minuman kekinian, yang dinikmati peserta sembari bersantai di ruang terbuka dengan suasana yang mewah namun tetap nyaman.

Keesokan harinya, perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke Grosir Batik Jawon di Bantul. Rombongan dengan antusias memilih berbagai corak dan jenis batik, mulai dari kain hingga pakaian jadi. Selain batik, toko ini juga menyediakan souvenir khas Yogyakarta, seperti miniatur tugu dan candi, yang menjadi daya tarik tersendiri.

Setelah itu, rombongan menuju Jalan Malioboro, ikon wisata Yogyakarta. Peserta bebas menjelajahi kawasan ini, dengan Pasar Beringharjo sebagai tujuan utama. Batik yang ditawarkan di pasar ini terkenal dengan harganya yang terjangkau. Suasana Malioboro pagi itu semarak, dengan wisatawan lokal dan mancanegara memenuhi trotoar, menikmati kuliner khas, atau sekadar bersantai sambil mendengarkan musik tradisional dari para seniman jalanan.

Perjalanan rekreasi ini ditutup dengan kepulangan rombongan pada siang hari, pukul 12.00. Dengan penuh kenangan indah, rombongan meninggalkan Yogyakarta menuju Lampung. Rekreasi ini memberikan pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga bermakna bagi para pegawai purnabakti, menyatukan mereka dalam kebersamaan dan penghargaan atas pengabdian mereka selama bertahun-tahun.

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *