Yayasan Xaverius Tanjungkarang bersama dengan para Kepala Sekolah TK, SD, SMP
dan SMA Xaverius beserta wakil kepala sekolah mengadakan Kunjungan Kerja di Yayasan
Kolese Santo Yusup, Malang pada hari Senin tanggal 8 Januari 2024. Kegiatan ini mengambil
tema “Peningkatan Tata Kelola dan Manajemen Sekolah melalui Kunjungan Kerja Kepala
Sekolah Xaverius lampung 2024”, yang diikuti oleh 37 orang. Kami disambut hangat oleh staf
Yayasan di aula SMAK Kolese Santo Yusup.
Dalam sambutannya secara online, Pater Agustinus Lie, CDD menyampaikan Visi dan
Misi Yayasan Kolese Santo Yusup. Visi tetap bersemangat untuk membawa anak ke komunitas
belajar yang unggul. Manusia saleh terpelajar. Beliau juga menyampaikan masih banyak guru
yang terpaku pada ilmu kuliah dan kurang update. Pater Lie juga menegaskan pentingnya litbang
atau penjamin mutu dalam Yayasan KoSaYu, sehingga sekolah mempunyai nilai lebih dibanding
sekolah lain, salah satunya tentang penekanan nilai budaya. Di akhir sambutan atau
pengantarnya, beliau berharap agar kita berorientasi untuk mencintai Negara Indonesia dengan
kurikulum berstandar Nasional demi perkembangan peserta didik.
Bagian Kurikulum dijelaskan oleh Bpk. Antonius Widi, yang menerangkan Yayasan
KoSaYu menerapkan Kurikulum Merdeka dengan level berbagi, sehingga bisa mengembangkan
kurikulum sendiri. Profil lulusan yang saleh dan terpelajar menjadi nilai karakter yang selalu
ditingkatkan. Secara umum muatan kurikulum sama dengan sekolah yang lain yaitu
intrakurikuler, ekstrakurikuler (wajib dan pilihan ) serta Projek Penguatan Profil Pelajar
Pancasila (P5). Beliau juga menjelaskan adanya TK Montesori yang punya keunggulan dan daya
tarik yang berbeda dengan sekolah TK pada umumnya. Banyak peminat dari orang tua dengan
hadirnya TK Montesori tersebut.
Bapak Petrus Harjanto sebagai Kepala SMAK Kolese Santo Yusup menambahkan
tentang branding sekolah. Profil guru yang bisa menjadi teladan dan profil siswa yang tetap
bersemangat sesuai motto Yayasan KoSaYu. Komunitas PEKSY (Persaudaraan Komunitas
Kolose Santo Yusup) dan PAKSY (Persaudaraan Alumni Kolese Santo Yusup) menjadi
kekuatan untuk menjalin komunikasi. Di sekolah KoSaYu juga memberikan laporan penilaian
(raport) ke orang tua/wali murid setiap bulan, sehingga dapat melihat dan memantau
perkembangan siswa.
Keberadaan Asrama Putra dan Putri cukup membantu peserta didik yang berasal dari luar
kota. Di asrama setiap siswa mendapatkan pembentukan kepribadian setiap individu. Asrama
tetap dipertahankan karena ada nilai sejarah/historisnya awal mulanya Yayasan KoSaYu berada.
Setelah mendengarkan penjelasan tentang Yayasan Kolese Santo Yusup, maka kami
melanjutkan kegiatan dengan mengunjungi sekolah masing-masing yang kebetulan dalam satu
komplek. Di akhir kegiatan Bapak Ig. Nugroho selaku Koordinator Kegiatan dari Yayasan
Xaverius Tanjungkarang menyampaikan harapan semoga dari hasil kunjungan ini kita dapat
belajar banyak hal yang bisa dikembangkan di sekolah/unit kita. Tetap Bersemangat…


